Issue 1  : Nina Origin

Gadis 8 tahun itu terlihat pucat. Banyak peralatan medis menempel di tubuhnya. Rambut panjangnya berantakan. Sorot matanya redup. Bibirnya mengering, mencoba mengatakan sesuatu. "Ayah, apa Nina akan meninggal? Seperti Ibu?" "Tentu saja, Nina. Itu pasti."

"Terus, kenapa Nina harus hidup? Kalau nantinya mati? Kenapa ibu harus hidup kalau tetap mati akhirnya?" Suara gadis itu bergetar, matanya yang redup meneteskan air mata. "Maaf Nina, ayah tidak bisa menjawabnya. Sayangnya kamu harus cari tahu sendiri."

"Kenapa Nina hidup? Kamu harus hidup dulu, sayang. Singkirkan semua selang sialan ini. .. " Tangan mereka sekarang saling menggenggam. "Temukan jawaban itu nanti, Nak. Kenapa Nina hidup? Hanya untuk mati di kasur ini atau tempat lain?" "Maafkan ayahmu."

"Maafkan, ayah cuma bisa menemani kamu mencari jawaban dari pertanyaanmu. Sekarang kamu istirahat, besok masih ada banyak selang yang harus kamu singkirkan satu persatu. Melelahkan."

Komentar

Postingan Populer